Opini Manajemen Resiko Perbankan Syariah

blogFlc 0

NAMA : MUHAMMAD FIKRI AKBAR

KELAS : MPS 18A

NIM : 41802040

OPINI MANAJEMEN RESIKO PERBANKAN SYARIAH

    Seiring dengan perkembangan perbankan syariah pada masa sekarang yang semakin maju, maka manajemen resiko menjadi suatu yang sangat penting untuk dikelola dengan baik. Pada dasarnya resiko dan bank adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan tanpa adanya keberanian untuk mengambil suatu resiko maka dapat dikatakan bahwa bank tidak akan pernah ada. Hal tersebut dapat kita pahami bahwa bank muncul karena kebenranian untuk beresiko bahkan bank mampu bertahan karena berani mengambil resiko. Namun jika resiko tidak dapat dikelola dengan baik,maka bank bias saja mengalami kegagalan bahkan bias berujung kebangkrutan. Resiko itu sendiri adalah suatu kemungkinan akan terjadinya hasil yang tidak diingkikan yang dapat menimbulkan kerugian apabila kita tidak dapat mengantisipasi sebelumnya sebab Risiko telah menjadi bagian dari kehidupan manusia.

    Manajemen resiko adalah bagian semtral dalam setiap aspek kehidupan.yang dapat bermamfaat untuk menjamin kelangsungan usaha dengan mengurangi risiko dari setiap kegiatan yang mengandung bahaya, serta menekan biaya untuk penanggulangan kejadian yang tidak diinginkan. Manajemen resiko mempunyai karakter yang berbeda dengan bank konvensional,diantaranya ialah, indentifikasi resiko, penilaian resiko, antisipasi resiko, serta monitoring resiko.

Lingkup Manajemen Risiko

Manajemen risiko diaplikasikan dalam beberapa tahapan :

  1. Tahap rancang bangun
  2. Tahap konstruksi
  3. Tahap Koperasi
  4. Tahap Pemeliharaan

Setiap aktivitas mengandung risiko untuk berhasil atau gagal. Risiko adalah kombinasi dari kemungkinan dan keparahan dari suatu kejadian.

Semakin besar potensi terjadinya suatu kejadian dan semakin besar dampak yang ditimbulkannya, maka kejadian tersebut dinilai mengandung risiko tinggi.

Konsep manajemen resiko juga diaplikasikan dalam beberapa tahapan :

  1. Sector transportasi
  2. Bidang kesehatan
  3. Sector pertambangan
  4. Sector kehutanan
  5. Sector pertanian
  6. Bencana alam

Jenis-jenis resiko

Risiko Finansial
Risiko Pasar
Risiko Ala
Risiko Operasional

 

Proses manajemen resiko

Menentukan konteks
Identifikasi Risiko
Penilaian Risiko
Pengendalian Risiko

 

Proses pengembangan manajemen

 

Proses pengembangan manajemen risiko dalam perusahaan terdiri dari beberapa langkah yaitu:

  1. Komitmen manajemen
  2. Kebijakan dan organisasi manajemen risiko
  3. Komunikasi
  4. Mengelola risiko tingkat korporat
  5. Mengelola risiko tingkat unit kegiatan/proyek
  6. Pemantauan dan tinjau ulang

Sukses hanya akan dicapai oleh orang yang berani mengmbil risiko karena itu mau tidak mau, setiap orang harus mengambil resiko yang ada dalam hidupnya. Hanya mereka yang berani menghadapi resiko yang akan bertahan hidup.

 

Artikel Terkait:
Kebijakan Fiscal di Indonesia
Sistem Operasional Lembaga Keuangan Syari’ah
Analisis Persaingan
Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/23/PBI/2011 tentang Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank
Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah
WILAYAH HALAL DAN HARAM DALAM AKTIVITAS BISNIS
Peranan Perbankan Dalam Pengembangan UMKM
Penyelesaian Sengketa Perbankan Syari’ah
OPINI MANAJEMEN RESIKO PERBANKAN SYARIAH

blogFlc
Author: blogFlc

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published.